Showing posts with label atraksi budaya desa wisata kandri. Show all posts
Showing posts with label atraksi budaya desa wisata kandri. Show all posts

Thursday, April 11, 2013

Mahasiswa Aiesec Undip Ramaikan Desa Wisata Kandri

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sedikitnya 25 orang mahasiswa yang tergabung dalam Association internationale des étudiants en sciences économiques et commerciales (AIESEC) Undip pada 29 sampai 31 Maret mendatang merasakan tinggal di Desa Wisata Kandri Goa Kreo, Gunungpati secara langsung. Mereka membaur bersama masyarakat desa itu untuk mengikuti beberapa kegiatan.
Diantaranya Jumat (29/3), bersama warga, mereka berlatih gamelan dan lesung untuk dipentaskan saat lomba musik tradisional. Tidak hanya itu mahasiswa asing juga berlatih tari untuk dipersiapkan tampil saat melakukan flasmob, dan pentas seni.
Koordinator mahasiswa Kiki, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian project kebudayaan AISEC Undip yang juga bertujuan untuk menyukseskan Visit Jateng 2013.
Beberapa mahasiswa dari kampus lain seperti mahasiswa AIESEC STAIN Purwokerto dan Udinus juga ikut berpartisipasi untuk meramaikan acara.
"Kami juga memasak makanan tradisional dan Outbond di Sendang Jambu dan pengukuhan volunteer yang baru secara seremonial," katanya.
Mereka juga akan menggelar acara bertema "Welcome Party The Junggle" dengan memakai kostum sesuai tema tersebut dan penerangannya semuanya dari obor di halaman parkir Goa Kreo, Sabtu (30/3) malam.
Sumber : Suara Merdeka

Event Budaya di Desa Wisata Kandri

KABARSEMARANG.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang kembali menghidupkan Desa Wisata Kandri dengan menggelar dua event budaya , hari ini (23/2) dan besok ((24/2). Pagelaran budaya tersebut diselenggarakan guna mengukung program Ayo Wisata Ke Semarang serta Visit Jateng Year 2013.

Pada hari pertama akan digelar pentas Telpok Senthir di pelataran parker Goa Kreo Desa Wisata Kandri Gunungpati Semarang Sabtu (23/2) pukul 19.00.
Di dalamnya akan diselenggarakan pentas budaya tradisional seperti karawitan, gedhongan lesung dan kethoprak lesung,serta silaturahmi Korwil Alumni ESQ Jateng dan ceramah motivasi tim Leadership Center ESQ 165.
Garsito Sapto Putratmo, kepala Bidang Pembinaan Industri Pariwisata Disbudpar Kota Semarang, menyebutkan, acara tersebut akan menjadi menarik karena bertaburan lampu-lampu tradisional seperti petromak, senthir, obor, oncor dan lampion yang menambah keindahan suasana di malam hari.
Sedangkan keesokan harinya ditempat yang sama akan diadakan pula upacara adat budaya lokal pemindahan dan pelestarian bambu krincing, Minggu (24/2) pukul 08.00.
Acara tersebut akan dilakukan pemindahan Bambu Krincing dan disusul dengan pagelaran seni dan budaya tradisonal seperti tarian, karawitan, Lesung, dan tek-tek, serta dolanan bocah seperti Ik Ok, Egrang, Gobak sodhor, Bethik, dan sudamandah.
Menurut Giarsito, tujuan diselenggarakannya event budaya tersebut di antaranya untuk melestarikan budaya lokal di Desa Kandri yang dapat dimanfaatkan untuk potensi wisata, sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Desa Wisata Kandridan Kota Semarang pada umumnya.
Selain itu, sejumlah acara tersebut diselenggarakan guna memberikan kesejahteraan kepada masyarakat setempat dalam hal pemberdayaan masyarakat, kata dia.
Untuk itu pihaknya berharap, baik dari masyarakat Kota Semarang maupun dari luar kota dapat mendukung, dating, memeriahkan dan menyaksikan acara-acara tersebut. (humas pemkot semarang/ks)